trinity_logo_web.png
Menu
Maudy Ayunda Bercerita soal Mati Rasa di Single Terbaru, “Don’t Know Why”

Maudy Ayunda sudah lulus dari Universitas Stanford, Amerika Serikat. Kini, saatnya dia mengejar impiannya yang lain agar gol kehidupannya tercapai. Salah satunya, dengan merilis sebuah lagu baru berjudul “Don’t Know Why”.

 

“Don’t Know Why” adalah lagu easy listening yang musiknya didominasi oleh alunan gitar akustik dan piano. “Single ini berkisah tentang seseorang yang tiba-tiba mati rasa pada hubungannya dan dia bingung bagaimana caranya dia menyampaikan hal itu pada pasangannya. Ini adalah ekspresi patah hati, tapi perempuan ini bisa mengontrolnya,” jelas Maudy Ayunda.

 

“Aku rasa, vulnerability and embracing weaknesses are so important. Karena ketika kita melakukan itu, kita juga self-aware. Kita mengenal diri kita sendiri dan itu step pertama dalam proses kita tumbuh menjadi orang yang lebih baik. Saat kita tidak tahu atau tidak mengenali diri sendiri, dan kita tidak berani menatap sendiri kekurangan-kekurangan kita, I think that’s where we’re missing out. Like an on a huge opportunity to change and evolve,” lanjutnya.

 

Lagu “Don’t Know Why” adalah satu dari tiga lagu yang akan dihadirkan Maudy Ayunda dalam bentuk Extended Playlist (EP). Ide EP yang akan rilis dalam beberapa bulan ke depan ini ini datang dari pemikiran dan pertimbangan Maudy Ayunda terkait kariernya di dunia musik setelah ia lulus kuliah.

 

“Aku sadar bahwa aku akan selalu menulis lagu karena itu passion-ku dan salah satu caraku mengekspresikan diri. Tapi, aku tidak perlu menulis banyak lagu untuk sebuah album, ‘kan? Kenapa aku harus merasa terburu-buru untuk mengejar membuat album? Aku ingin mempersembahkan sebuah karya atau produksi yang sangat intimate, dekat denganku dan kehidupanku, serta sangat jujur. Akhirnya, lahirlah EP ini,” kata Maudy Ayunda.

 

Maudy Ayunda ingin mengubah pola pikir atau cara berpikir banyak orang lewat “Don’t Know Why”, terutama kaum perempuan. “Terlalu banyak lagu tentang putus cinta yang bercerita tentang powerlessness atau kegalauan dan ketidakberdayaan. Aku pikir, ini saat yang tepat untuk aku mengingatkan bahwa kita sebagai perempuan punya kekuatan untuk mendesain jalan hidup dan kisah cinta kita. I want to change people’s minds, I want to change people’s hearts. Itu gol aku,” ucap Maudy Ayunda.

 

5 Fakta dibalik Lagu “Pemimpinmu” dari Rizky Billar

1. Lagu ini merupakan kejutan dari Rizky Billar untuk Lesti Kejora

Lagu Pemimpinmu yang baru saja dirilis oleh Rizky Billar ini merupakan kejutan yang diberikan untuk Lesti Kejora.

Lesti bahkan tidak mengetahui rencana Billar terkait lagu ini. Seluruh proses rekaman dan produksi dilakukan secara diam-diam tanpa sepengetahuan Lesti. Billar melakukan rekaman mulai 16 Juni 2021 pada malam hari dan tidak diberitahukan pada Lesti.

Sebelum di rilis, Billar akhirnya memberitahu Lesti untuk pertama kalinya pada channel youtube Trinity Optima Production. Video kejutan itu juga sukses menduduki trending YouTube nomor 2 dalam satu hari. Lesti pun tampak bahagia dengan lagu yang telah Billar buat khusus untuk dirinya.

2. Lirik lagu ‘Pemimpinmu’ sesuai dengan hubungan Rizky Billar dan Lesti Kejora

Lagu Pemimpinmu ini bukan ditulis oleh Rizky Billar sendiri, melainkan oleh Aldi Nada Pramana. Namun, lagu ini dirasa sesuai dengan keadaan hubungan Billar dan Lesti yang mendekati hari pernikahannya.

Billar mengaku bahwa lagu ini bercerita tentang seorang laki-laki yang mengagumi sosok perempuan yang dicintainya. Tidak hanya itu, lagu tersebut juga berusaha meyakinkan perempuan tersebut untuk mau dipimpin oleh laki-laki itu.

“Lagu ini menceritakan keinginan saya, kalau saya nanti akan memimpin tidak hanya satu orang saja, tapi sebuah keluarga,” ungkap Rizky Billar.Tinggal menghitung bulan, Billar akan resmi menjadi pemimpin dari hubungan rumah tangganya bersama Lesti.

3. Lagu ini menjadi persembahan menjelang pernikahan

Tidak hanya sekadar kejutan biasa, lagu terbaru Rizky Billar ini juga dipersembahkan untuk momen pernikahannya bersama Lesti Kejora. Baru-baru ini memang banyak pasangan artis yang membawa karyanya berupa lagu untuk dipersembahkan pada momen pernikahan.

Mengingat momen ini menjadi satu kali seumur hidup, Billar tidak mau menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Tampaknya, lagu ini juga akan dibawakan pada hari pernikahannya nanti.

4. Mengandung makna untuk membahagiakan Lesti

Sebelum video lagunya di rilis, Trinity Optima Production merilis teaser atau cuplikan singkat dari lagu Pemimpinmu.

Menariknya, tidak hanya berisikan cuplikan lagu, tetapi juga ada kata-kata yang ditujukan untuk Papa Lesti. Dalam cuplikan tersebut, Rizky Billar mengaku akan berusaha untuk membahagiakan Lesti, khususnya dalam hubungan rumah tangganya.

“Saya nggak janji saya akan bahagiakan anak Bapak, tetapi dengan segala upaya dan kemampuan saya, apa yang saya mampu dan saya bisa, saya akan membahagiakan anak Bapak,” ungkap Billar pada video cuplikan tersebut.

5. Memperlihatkan cuplikan kenangan Rizky Billar dan Lesti Kejora selama perjalanan asmara mereka

Musik video yang dirilis oleh Rizky Billar ini termasuk sederhana, namun menyentuh siapapun yang melihatnya.

Videonya ini memperlihatkan Billar yang duduk dengan latar tempat berwarna biru. Hal yang membuat video ini menjadi spesial adalah dengan memperlihatkan cuplikan kenangan Billar dan Lesti.

Beberapa kali disisipkan video keduanya yang saling melempar canda dan tawa sebagai tanda bahagia. Dengan cuplikan-cuplikan video tersebut, lagu ini memiliki sisi personal tambahan bagi Billar dan Lesti. Nah, buat yang penasaran, tonton musik video Rizky Billar di sini:

“Pemimpinmu” Kejutan Manis Rizky Billar untuk Sang Pujaan Hati, Lesty Kejora

Beberapa waktu lalu, Rizky Billar dan Lesti Kejora resmi bertunangan. Pasangan ini akan segera melaksanakan pernikahan dalam waktu dekat, yakni dalam beberapa bulan ke depan.

 

Berkaitan dengan hal itu, Rizky Billar memberikan kejutan lewat lagu berjudul “Pemimpinmu” untuk Lesti Kejora. Rizky Billar sengaja melakukan rekaman “Pemimpinmu” tanpa sepengetahuan Lesti Kejora. Ya, dia melakukannya secara diam-diam pada pukul 23.00 malam. Dan, untuk pertama kalinya, Rizky Billar memberi tahu Lesti Kejora soal “Pemimpinmu” di video teaser berjudul “SURPRISE! LESTI DAPET LAGU MANIS DARI RIZKY BILLAR” yang menduduki posisi trending #2 di YouTube Indonesia hanya dalam satu hari saja.

 

“Pemimpinmu” berkisah tentang pengakuan dan harapan seorang lelaki terhadap  perempuan yang dicintainya. Ditulis oleh Aldi Nada Pramana, lagu cinta bernuansa pop ini sesuai dengan keadaan Rizky Billar yang siap untuk menjadi pemimpin dalam rumah tangganya bersama Lesti Kejora kelak.

 

“Lagu ini bercerita tentang bagaimana seorang pria yang mengagumi wanitanya dan berusaha meyakinkan wanita tersebut untuk dipimpin oleh pria ini. Lagu ini menceritakan keinginan saya, kalau saya nanti akan memimpin tidak hanya satu orang saja, tapi sebuah keluarga,” jelas Rizky Billar.

 

“Lagu “Pemimpinmu” ini memiliki lirik yang bagus. Nuansanya pop Indonesia yang sing along. Prosesnya mulai dari rekaman sampai final cukup cepat, karena kami bekerja sama dengan orang-orang yang tepat dan kreatif, salah satunya adalah Ivan Dewanto yang memproduseri, mengaransemen, melakukan mixing, dan me-mastered lagu ini,” kata Simhala Avadana selaku A&R Trinity Optima Production.

 

Rizky Billar merasa bersyukur sekaligus bangga bisa mempersembahkan “Pemimpinmu” pada Lesti Kejora menjelang hari bahagia mereka. Dia berharap “Pemimpinmu” bisa menjadi favorit banyak orang dan membuatnya semakin semangat berkarya.

 

“Saya merasa bangga serta bersyukur bisa bekerja sama dengan Trinity Optima Production, salah satu label musik terbesar di Indonesia yang telah menelurkan banyak penyanyi hebat, dalam merilis “Pemimpinmu”. Saya juga berterima kasih pada keluarga dan fans saya, Leslar Lovers dan Billovers, karena telah mendukung saya sampai titik ini,” tutup Rizky Billar.

 

Gamma1 Kembali Lewat Single Baru, “Sendiri”

Setelah hampir satu tahun tidak merilis karya—terakhir adalah “Bertepuk Sebelah Tangan” yang berduet dengan Happy Asmara—, Gamma1 meluncurkan single terbaru mereka yang berjudul “Sendiri”. Lagu ini adalah ciptaan Heri, vokalis Gamma1.

 

“Sendiri” tercipta secara spontan. Musiknya sedikit berbeda dari lagu-lagu band yang digawangi Nilam (vokalis), Heri (vokalis), Panji (keyboardist), Andan (drummer), Alung (gitaris), dan Pandi (bassist) sebelumnya, yakni lebih slow namun dengan masih dengan ciri khas musik Melayu ala Gamma1. Hal ini tentu menjadi salah satu keistimewaan single terbaru Gamma1.

 

Single ini bercerita tentang seseorang yang memutuskan untuk berdiam diri dahulu tanpa memikirkan cinta, karena rasa sakit dan trauma akan dikhianati sang kekasih. Namun, kesendirian ini hanya bersifat sementara. Keadaan ini relate dengan kehidupan percintaan banyak orang dan bisa didengar lewat lirik berikut, “Lebih baik aku sendiri, daripada nanti sakit hati, menangis lagi dan kecewa, lebih baik aku begini walaupun sendiri.”

 

“Materi lagunya sudah ada dari 2019-2020. Cuma, karena terkendala pandemi virus corona, kami tidak bisa ke mana-mana dan tetap stay di Bangka Belitung, akhirnya kami melakukan rekaman jarak jauh. Biasanya, saya didampingi mentor atau pengarah suara, sekarang semuanya sendiri. Jadi, sesuai insting saja. Hasilnya, saya merasa puas, tentunya,” jelas Heri.

Soal video klip, Dmaz Brodjonegoro dipilih sebagai sutradara. Berikut penjelasannya soal konsep video musik “Sendiri”:

“Hasil dari brainstorming dengan pihak Trinity Optima Production sebelumnya, kami ingin membuat cerita yang unik dan familiar dengan banyak orang. Caranya, memilih beberapa story yang cukup nempel di ingatan para netizen dan masyarakat Indonesia inspired by true story. Konsep ini bukan berarti menyindir pihak-pihak tertentu, justru ingin mengingatkan orang banyak untuk menjauhi toxic relationship demi kesehatan jiwa raga setiap orang. Proses shooting seperti pada umumnya, namun pengadeganan jauh lebih banyak dibanding video-video klip lainnya. Gamma1 tidak tampil di video klip ini dan porsi mereka diganti dengan full story-telling  dari awal sampai akhir. Proses shooting berjalan selama satu hari selama 15 jam,” terang Dmaz Brodjonegoro.

Gamma1 harap, “Sendiri” bisa diterima dengan baik oleh seluruh pendengar musik Tanah Air dan pendengar di negeri tetangga, Malaysia.

“Banyak yang menanyakan di media sosial, kapan Gamma1 mengeluarkan single baru. Gammania (sebutan untuk fans Gamma1) sudah rindu dan mereka sangat menunggu karya kami. Semoga pandemi corona cepat berlalu, kita semua diberi kesehatan, dan para musisi di Tanah Air bisa berkarya dengan bebas lagi seperti sedia kala tanpa hambatan apapun,” tutup Heri.

Tonton musik video Gamma1 “Sendiri” di sini:

“Setelah Kau Pergi” Bukti Eksistensi Ungu di Industri Musik Indonesia

Setelah sebelumnya sukses lewat single “Bismillah Cinta” (lebih dari 36,6 juta viewers di YouTube) yang berduet dengan Lesty Kejora, Ungu merilis single ke-2 mereka. Lagu yang merupakan bagian dari album terbaru Ungu tersebut berjudul “Setelah Kau Pergi”.

“Setelah Kau Pergi” ditulis oleh Enda sekitar kurang lebih 10 tahun yang lalu. Lagu ini menceritakan tentang seseorang yang gagal move on dari sang mantan kekasih. Hal itu membuat sosok tersebut mengalami kesulitan dalam mencintai orang baru.

Enda tidak membutuhkan waktu lama dalam menulis “Setelah Kau Pergi”. Tidak sampai berjam-jam, dan dia menghadirkan kata-kata yang mudah diingat oleh banyak orang serta straight to the point. Proses rekamannya pun tak berlangsung lama.

“Lagu ini ‘Ungu banget’. Dulu, lagu ini saya buat versi saya. Sekarang, diaransemen ulang oleh kami berlima. Proses rekamannya tidak memakan waktu lama. Tidak sampai seharian karena lagunya sudah ada kerangkanya dan kami sudah melakukan workshop terlebih dahulu. Untuk kendala, meski kami melakukan rekaman di era pandemi, kami sangat patuh pada protokol kesehatan. Jadi, setiap kami masuk ke studio rekaman, kami lebih dulu melakukan swab,” jelas Enda.

Untuk video klip, band yang digawangi oleh Pasha (vokal), Enda (gitar), Oncy (gitar), Makki (bass), dan Rowman (drum) ini kembali mempercayakan Upie Guava sebagai sutradara. Alasannya, karena Ungu sudah sangat sering bekerja sama dengan Upie Guava.

“Lagu ini ditulis oleh Enda sekaligus catatan baru bagi Enda selaku ‘The Hits Maker’ di Ungu. Lagu “Setelah Kau Pergi” ini tidak kalah dengan “Demi Waktu” maupun “Kekasih Gelap”. Pesannya kuat, liriknya dalam, dan lagu ini adalah ungkapan seseorang atas kepergian dari orang yang dicintai. Insyaallah, Ungu akan mengulang kesuksesan lewat “Setelah Kau Pergi”,” kata Pasha, sang vokalis.

Enda menambahkan, “Setelah Kau Pergi” adalah hadiah untuk Cliquers, fans Ungu, yang setia. Sekaligus, membuktikan bahwa Ungu masih tetap berkarya di industri musik Tanah Air.

“Kami ingin orang-orang tahu bahwa berkarya itu tidak mengenal batas. Kami berlima di Ungu cinta bermusik. Insyaallah, Ungu bisa memotivasi mereka yang baru merintis karier di dunia musik Indonesia. Tak hanya dari lagu-lagu yang kami ciptakan, tapi juga dari spirit kami berlima. Di usia yang sudah tak lagi muda, Alhamdulillah kami masih semangat shooting, rekaman, dan kalau pandemi sudah berlalu, kami sangat semangat untuk kembali tampil atau menggelar konser. Meski masing-masing dari kami melebarkan sayap ke bidang yang berbeda-beda, kami tetap bermusik bersama-sama sebagai Ungu karena musiklah yang menyatukan kami. “Setelah Kau Pergi” adalah bukti eksistensi kami di industri musik. Semoga kalian semua menyukai!” ucap Enda.

Ungu dan Lesti Kejora Berkolaborasi Lewat Single “Bismillah Cinta”

Ungu kembali dengan single baru. Karya baru ini adalah single religi bertajuk “Bismillah Cinta” yang juga berkolaborasi dengan penyanyi dangdut muda, Lesti Kejora.

 

Kolaborasi ini adalah sesuatu yang fresh untuk band yang digawangi oleh Pasha (vokalis), Makki (bass), Enda (gitar), Oncy (gitar), serta Rowman (drum) dan juga Lesti. Ini kedua kalinya Ungu berkolaborasi dengan penyanyi dangdut setelah sebelumnya bersama Iis Dahlia di lagu “Hampa Hatiku” (2012). Sedangkan ini adalah kali pertama bagi Lesti berkolaborasi dengan band dalam sebuah lagu.

 

“Bismillah Cinta” ditulis oleh Pasha, vokalis Ungu. Ada tiga pesan di dalamnya, yakni tentang kebahagiaan para umat Muslim akan kehadiran bulan Ramadhan, tentang pandemi yang membatasi banyak hal, dan hubungan cinta jarak jauh. Namun, karena keyakinan yang kuat, keduanya sama-sama berjuang untuk melewati ujian yang ada.

 

“Lagu ini adalah lagu religi yang ringan dan mudah dipahami. Pesannya jelas, nuansa Ramadhan-nya sangat kuat. Menulis lagu ini pun tidak membutuhkan waktu lama. Suara Lesti mewarnai lagu ini dan memberikan satu nilai lebih. Semoga “Bismillah Cinta” bisa menghibur dan memberikan semangat baru bagi mereka yang mendengarkan lagunya, terutama para pecinta musik Lesti dan Ungu,” ujar Pasha mewakili Ungu.

 

Untuk video musiknya, Ungu dan Lesti melakukan shooting bersama. Namun, secara terpisah. Hal ini dikarenakan lagu yang mereka bawakan bernuansa religi dan mewakili cerita lagu yang mengisahkan hubungan jarak jauh.

 

“Semua orang bisa menyanyikan “Bismillah Cinta” dan dan menikmatinya. Semoga setelah mendengarkan “Bismillah Cinta”, ada hikmah positif untuk kehidupan kita. Semoga banyak yang senang dengan “Bismillah Cinta”, lagunya meledak, dan menjadi sejarah baru,” kata Lesti

 

“Dalam rangka bulan Ramadhan 1442 H, Indosiar telah mempersiapkan Mega Seri Ramadhan terbaik berjudul “Bismillah Cinta” produksi MKF yang diperankan oleh Ali Syakieb dan Margin Wierheerm. Mereka adalah pasangan artis suami istri yang baru pertama kali bermain bersama dalam satu judul. Di saat bersamaan, Ungu yang comeback ke industri musik Indonesia akan berkolaborasi dengan Lesti DAA, penyanyi dangdut yang sedang bersinar terang dan menjadi kesayangan seluruh masyarakat Indonesia. Lalu, terciptalah lagu religi “Bismillah Cinta” ciptaan Pasha Ungu yang indah, megah, dan sangat sempurna dinyanyikan oleh Lesti DAA  dan Ungu. Kolaborasi ini merupakan yang pertama kali dan dipersiapkan khusus sebagai soundtrack mega series Bismillah Cinta” yang akan tayang selama bulan Ramadhan di Indosiar.  Insya Allah, “Bismillah Cinta” menjadi lagu religi yang sukses dan disukai oleh seluruh  masyarakat Indonesia. Amin,” jelas Harsiwi Achmad selaku Direktur Surya Citra Mandiri.

 

“Kolaborasi Ungu dengan Lesti Kejora ini sangat unik karena adanya perbedaan genre di antara mereka. Namun, hal ini menjelaskan sekali bahwa tidak ada batasan untuk berkarya di dunia musik. Semoga fans Ungu dan Lesti termotivasi untuk melakukan hal positif setelah mendengarkan “Bismillah Cinta”,” ucap Yonathan Nugroho, Managing Director Trinity Optima Production.

“Kisah Kasih Sayang”, Fase Baru Naura Ayu Sebagai Penyanyi Remaja

Seiring bertambahnya usia seseorang, karakter dan penampilan orang itu pasti berubah. Hal itulah yang dialami oleh Naura Ayu, dan dia memperlihatkannya lewat single terbarunya yang berjudul “Kisah Kasih Sayang”.

 

Berbeda dengan lagu-lagu Naura Ayu sebelumnya, “Kisah Kasih Sayang” menceritakan tentang seseorang yang sedang jatuh cinta untuk pertama kalinya. Karena masih muda, banyak larangan yang dia terima dari orang tuanya. Jadi, orang ini  hanya bisa berandai-andai akan momen-momen menyenangkan bersama sosok yang disayanginya.

 

Lagu berbalut pop ini ditulis oleh Naura Ayu sendiri bersama Ezra Mandira Sugandi, Febrian Nindyo Purbowiseso, dan Nadia Aleida Hadijono dari HIVI!. Proses rekamannya cukup cepat dan banyak hal yang tak terlupakan. Salah satunya, kehadiran celebrity crush Naura Ayu, aktor Korea Selatan bernama Nam Da Reum (bintang serial “Start Up”), dalam bentuk foto yang ditempel di dinding untuk menemani Naura Ayu selama rekaman.

 

Terkait video klipnya, proses shooting dilakukan di Kebun Raya Cibodas, Jawa Barat, ditemani sang ibu dan sang adik. Sutradaranya adalah Tania Salim dan model lelakinya bernama Rafly Altama Putra. Soal penampilan Naura Ayu di video musik “Kisah Kasih Sayang”,, dia memperlihatkan sisi old soul dirinya.

 

“Aku sangat suka sesuatu yang klasik, seperti era ‘30an, ‘40an, ‘60an, nuansa “Sound of Music” dan “Romeo & Juliet”. Sekarang, karena aku sudah bisa ikut turun tangan dalam proses pembuatan video klip, aku ingin menuangkan kecintaanku pada hal-hal klasik di sana. Jadi, konsep video klip, busana yang aku pakai, dan juga lagunya sesuai dengan yang aku inginkan,” ujar Naura Ayu.

 

Sebelum merilis single “Kisah Kasih Sayang”, Naura Ayu sempat hiatus dari media sosial. Bukan gimmick, melainkan melakukan healing untuk dirinya sendiri sebelum memulai fase baru dalam hidupnya sebagai penyanyi remaja.

 

“Banyak hal yang aku rasakan sejak aku pertama kali berkarier hingga saat ini. Ada yang baik, dan ada yang buruk. Aku pernah merasa insecure, lelah, dan kesal, tapi itu semua cepat berlalu karena aku senang dengan pekerjaanku dan itu passion-ku. Tapi, aku ingin berdamai dengan hati dan pikiranku, serta introspeksi diri untuk mengenal diri aku lebih dalam dan menikmati waktu dengan orang-orang tersayang,” jelas Naura Ayu.

 

“Soal lagu “Kisah Kasih Sayang”, aku ingin menyampaikan dari sisi ceritanya, yaitu tentang perasaan saat menyukai seseorang untuk pertama kalinya di usia remaja. Sekaligus, penanda bahwa aku sudah berubah dan bukan penyanyi cilik lagi. Oh, I am so excited!” ucap Naura Ayu.

 

“Dalam proses pembuatan “Kisah Kasih Sayang”, Naura Ayu menghadapi tantangan besar karena dia lebih dikenal sebagai penyanyi cilik. Jadi, perlu ada penyesuaian untuk menjadi penyanyi remaja. Seperti, materi musik dan lirik yang relate pada kehidupan remaja pada umumnya. Sejauh ini, Naura Ayu berhasil menaklukkan tantangan tersebut dengan gayanya sendiri. Dia tahu apa yang dia mau dan pemikirannya mampu mewakili apa yang dirasakan remaja seumurnya. Naura Ayu yang sekarang lebih berani mengeksplorasi hal-hal baru, mulai dari sisi fashion, hairstyle, dan pembawaan juga lebih dewasa, yang mana sangat bisa menjadi inspirasi banyak remaja seumurannya,” kata Barsena Bestandhi selaku A&R Trinity Optima Production.

Kolaborasi Perdana Afgan dan Jackson Wang dalam M.I.A

Setelah merilis “say i’m sorry” pada Februari lalu, Afgan kembali merilis single baru berjudul “M.I.A”. Single ini merupakan terobosan globalnya yang kedua bersama EMPIRE, label ikonis Amerika Serikat yang menaungi Iggy Azalea, Snoop Dogg, Adam Lambert, Tyga, Robin Thicke, hingga Busta Rhymes, yang juga bekerja sama dengan Trinity Optima Production.

Tak sendiri, Afgan juga berkolaborasi dengan kawannya, Jackson Wang, di lagu yang mengusung beat R&B dan subtle trap dengan nuansa noughties serta tempo yang lambat ini.

Berkolaborasi dengan Jackson Wang adalah salah satu mimpi Afgan yang menjadi kenyataan. “Aku adalah penggemar berat Jackson Wang dan dia menginspirasiku untuk berkembang. Semua bermula saat kami bertemu di belakang panggung di sebuah acara di Seoul, Korea Selatan, pada tahun 2019. Kami berdiskusi tentang kemungkinan untuk bekerja sama,” ucap Afgan.

“Kami banyak bicara soal musik lewat telepon. Kami pikir, pasti seru kalau kami berkolaborasi,” ujar Jackson Wang.

Afgan pun melakukan rekaman “M.I.A” di studio EMPIRE, Amerika Serikat dan rekaman dilakukan secara terpisah dengan Jackson Wang. Ditulis bersama Benny Mayne dan Emily Vaughn serta diproduseri oleh Tha Aristocrats, “M.I.A” bercerita soal keyakinan seseorang untuk tidak akan pergi dari sosok yang ia cintai dan akan tetap di sisinya.

“Tidak ada cerita personal di balik “M.I.A”. Tapi, proses pembuatan lagu ini sangat menyenangkan dan menjadi bagian besar dari eksplorasiku di album mendatang. Kita bisa menari saat mendengarkan lagu ini dan aku pikir, dunia membutuhkan lebih banyak lagu seperti ini,” jelas Afgan.

Afgan adalah artis yang hebat, dia keren. Setelah mendengar versi final “M.I.A”, aku pikir lagunya sempurna dan smooth. Semua orang harus mendengarkan lagu ini,” kata Jackson Wang.

Tidak hanya rekaman lagu, shooting untuk video klip “M.I.A” juga dilakukan secara terpisah. “Proses shooting-nya sangat menyenangkan dan aku bersyukur Jackson meluangkan waktu dari jadwalnya yang padat untuk berpartisipasi dalam video musik garapan Shadtoto Prasetio ini. Aku harap “M.I.A” membuat orang-orang merasa senang saat mendengarkannya karena bagiku, itulah arti musik yang sebenarnya,” kata Afgan.

Mawar dan Afgan Adu Cepat dalam Sing The Word Challenge

Gimana ya kalau Nawar dan afgan main games nyanyi? Pastinya seru banget. Dengan bermodal satu kata acak yang mereka dapatkan, Mawar dan Afgan harus adu cepat menyanyikan lagu yang mengandung kata tersebut. Mulai dari kata “Zero”, “Queen”, dan banyak lagi. Beberapa ada yang mereka langsung jawab, tapi banyak yang mereka enggak tahu, sampai-sampai Mawar harus mengarang lagu. Haha, yuk tonton keseruannya di sini:

Cerita Perjalanan Karier Naura dalam Video Dokumenter

Naura baru saja merilis sebuah short documentary berjudul “From me to You”. Dalam dokumentari ini, Naura menceritakan bagaimana prosesnya Naura menjadi penyanyi anak-anak hingga kini ia memasuki usia remaja. Dokumenter ini memperlihatkan usaha Naura menjadi penyanyi di usia sangat muda, suka dukanya memiliki penggemar, dan juga kerinduannya dengan teman Naura di tiap-tiap kota. Ia juga menceritakan bagaimana kegiatan profesionalnya sebagai penyanyi mempengaruhi kehidupan personalnya. Wah, seperti apa ya? Yuk, tonton selengkapnya di dalam video ini: